Kenapa Kusen Aluminium Bisa Mengalami Celah Setelah Pemasangan di Dinding Tidak Rata
Kenapa Kusen Aluminium Bisa Mengalami Celah Setelah Pemasangan di Dinding Tidak Rata
Kusen aluminium dikenal sebagai material modern yang presisi, tahan lama, anti rayap, dan cocok digunakan untuk rumah maupun bangunan komersial. Namun di lapangan, masih banyak kasus kusen aluminium terlihat memiliki celah setelah proses pemasangan selesai. Celah ini biasanya muncul di sisi kusen, bagian sambungan ke tembok, atau area sudut yang terlihat tidak rapat.
Masalah seperti ini sebenarnya bukan selalu karena kualitas aluminium yang buruk. Dalam banyak kasus, penyebab utamanya justru berasal dari kondisi dinding yang tidak rata atau proses pemasangan yang kurang presisi. Akibatnya, tampilan akhir menjadi kurang rapi, rawan rembes, bahkan dapat mempengaruhi fungsi pintu maupun jendela.
Kenapa Celah Pada Kusen Aluminium Bisa Terjadi?
Kusen aluminium dibuat dengan ukuran yang cukup presisi. Berbeda dengan kusen kayu yang masih bisa diserut atau disesuaikan langsung di lokasi, kusen aluminium membutuhkan ukuran bukaan dinding yang benar-benar sesuai.
Ketika dinding ternyata miring, bergelombang, atau tidak siku, maka kusen akan sulit menempel sempurna. Di sinilah celah mulai muncul.
1. Plesteran Dinding Tidak Presisi
Salah satu penyebab paling umum adalah hasil plesteran yang tidak rata. Banyak proyek rumah maupun ruko memiliki permukaan dinding yang terlihat rapi dari jauh, tetapi sebenarnya bergelombang ketika dicek menggunakan waterpass atau laser level.
Saat kusen aluminium dipasang pada permukaan seperti ini, sebagian sisi kusen akan menempel sempurna, sedangkan sisi lainnya menggantung atau menyisakan rongga.
Kondisi ini sering terjadi pada:
Rumah renovasi lama
Bangunan dengan pengerjaan plester manual
Proyek yang mengejar waktu cepat
Area bukaan pintu dan jendela yang tidak dicek ulang
Jika dibiarkan, celah tersebut bisa menyebabkan air hujan masuk, debu mudah masuk ruangan, hingga tampilan finishing terlihat kurang profesional.
2. Kesalahan Pengukuran Level dan Siku
Kusen aluminium sangat bergantung pada ketepatan level horizontal dan vertikal. Jika posisi pemasangan meleset sedikit saja, maka daun pintu atau jendela bisa ikut bermasalah.
Kesalahan level biasanya terjadi karena:
Tidak menggunakan laser level
Pengukuran hanya dilakukan satu sisi
Tukang tidak mengecek diagonal siku
Dinding ternyata berbeda ketebalan
Akibatnya kusen terlihat miring, sambungan tidak rapat, dan muncul celah di beberapa titik tertentu.
3. Tidak Ada Pengukuran Ulang Sebelum Produksi
Kesalahan berikutnya yang cukup sering terjadi adalah produksi kusen dilakukan sebelum kondisi dinding benar-benar siap.
Dalam beberapa proyek, ukuran diambil ketika:
Plester belum selesai
Acian belum dilakukan
Keramik belum naik
Finishing lantai belum final
Akibatnya ukuran bukaan berubah setelah proses pembangunan selesai. Ketika kusen datang ke lokasi, ukuran ternyata sudah tidak presisi lagi.
Inilah alasan kenapa pengukuran ulang sangat penting sebelum proses produksi aluminium dilakukan.
Dampak Celah Pada Kusen Aluminium
Sebagian orang menganggap celah kecil bukan masalah besar. Padahal dalam jangka panjang, efeknya bisa cukup mengganggu.
Beberapa dampak yang sering muncul antara lain:
Tampilan Finishing Jadi Kurang Rapi
Celah membuat hasil akhir terlihat kurang presisi. Bahkan pada rumah modern minimalis, sedikit celah saja bisa langsung terlihat mencolok.
Risiko Rembesan Air
Pada area jendela atau pintu outdoor, celah dapat menjadi jalur masuk air hujan terutama saat angin kencang.
Pintu dan Jendela Sulit Dibuka
Jika posisi kusen tidak siku akibat dinding tidak rata, daun pintu atau jendela bisa bergesekan dan terasa seret.
Silicone Cepat Retak
Banyak tukang mencoba menutup celah menggunakan silicone berlebihan. Namun jika celah terlalu besar, silicone biasanya mudah retak atau terlepas.
Solusi Teknis Agar Kusen Aluminium Tetap Rapat dan Presisi
Masalah celah sebenarnya bisa dicegah sejak awal apabila proses instalasi dilakukan dengan standar yang benar.
1. Lakukan Pengukuran Setelah Finishing Dinding
Idealnya pengukuran dilakukan ketika:
Plester selesai
Acian selesai
Lantai final sudah diketahui
Bukaan benar-benar siap dipasang
Langkah ini membantu memastikan ukuran kusen sesuai kondisi aktual di lapangan.
2. Gunakan Laser Level dan Waterpass
Pemasangan kusen aluminium modern sebaiknya menggunakan alat ukur digital atau laser level agar hasil benar-benar presisi.
Dengan alat ini, posisi:
Horizontal
Vertikal
Kemiringan
Kesikuan
bisa dicek lebih akurat dibanding pengukuran manual biasa.
3. Koreksi Dinding Sebelum Pemasangan
Jika dinding diketahui tidak rata, maka perbaikannya harus dilakukan terlebih dahulu sebelum kusen dipasang.
Biasanya dilakukan dengan:
Tambahan plester
Perataan acian
Pemotongan area menonjol
Penyesuaian nat atau finishing
Langkah ini jauh lebih baik dibanding memaksa kusen mengikuti bentuk dinding yang miring.
4. Gunakan Sistem Shim atau Spacer
Dalam beberapa kondisi, teknisi aluminium menggunakan shim atau spacer sebagai penyesuaian kecil agar posisi kusen tetap siku dan stabil.
Teknik ini umum digunakan pada proyek profesional untuk menjaga presisi pemasangan.
5. Finishing Silicone Dilakukan Setelah Posisi Benar
Silicone sebaiknya hanya menjadi finishing akhir, bukan alat utama untuk menutupi kesalahan pemasangan.
Jika posisi kusen sudah benar dan rata, penggunaan silicone akan terlihat lebih rapi, awet, dan tahan air.
Pengalaman Lapangan AGM Aluminium Menangani Kusen Tidak Presisi
Dalam beberapa proyek rumah tinggal yang ditangani AGM Aluminium, kondisi dinding yang tidak rata sering ditemukan terutama pada bangunan renovasi lama. Ada kasus dimana ukuran bukaan terlihat normal saat diukur manual, tetapi setelah dicek menggunakan laser level ternyata sisi kiri dan kanan memiliki selisih beberapa milimeter. Jika langsung dipasang tanpa koreksi, kusen pasti menghasilkan celah yang cukup terlihat.
Tim AGM Aluminium biasanya melakukan pengecekan ulang sebelum produksi dilakukan. Jika ditemukan dinding tidak siku atau permukaan bergelombang, pelanggan akan diberi rekomendasi perbaikan terlebih dahulu agar hasil akhir lebih presisi. Langkah ini membantu mengurangi risiko bongkar pasang dan menjaga tampilan finishing tetap rapi.
Pada proyek ruko modern, AGM Aluminium juga pernah menangani pemasangan kusen aluminium dengan bukaan kaca besar yang memiliki selisih level lantai cukup signifikan. Dalam kondisi seperti ini, pemasangan tidak bisa hanya mengandalkan ukuran awal. Tim teknis melakukan penyesuaian menggunakan alat leveling dan spacer khusus agar posisi kusen tetap stabil dan rapat.
Pendekatan seperti ini penting karena kusen aluminium modern membutuhkan tingkat presisi yang lebih tinggi dibanding material konvensional. Dengan proses survey dan instalasi yang benar, hasil pemasangan menjadi lebih rapi, minim celah, dan tahan lama digunakan dalam jangka panjang.
Tips Mencegah Celah Pada Kusen Aluminium
Agar hasil pemasangan lebih maksimal, berikut beberapa tips penting:
Gunakan kontraktor aluminium yang berpengalaman
Pastikan pengukuran dilakukan ulang sebelum produksi
Jangan memasang kusen sebelum plester selesai
Gunakan alat ukur presisi
Lakukan pengecekan siku dan level sebelum finishing
Dengan proses yang tepat, kusen aluminium bisa tampil lebih rapat, modern, dan awet bertahun-tahun.
Q&A Seputar Celah Pada Kusen Aluminium
![]() |
| Kenapa Kusen Aluminium Bisa Mengalami Celah Setelah Pemasangan di Dinding Tidak Rata |
Kenapa kusen aluminium bisa muncul celah setelah dipasang?
Biasanya karena kondisi dinding tidak rata, hasil plester tidak presisi, atau pemasangan dilakukan tanpa pengecekan level dan siku yang akurat.
Apakah celah kecil pada kusen aluminium berbahaya?
Jika dibiarkan, celah bisa menyebabkan rembes air, debu masuk, hingga membuat finishing cepat rusak.
Berapa biaya perbaikan kusen aluminium yang celah?
Biaya tergantung tingkat kerusakan dan ukuran area. Jika hanya finishing silicone biasanya lebih ringan, tetapi jika perlu bongkar pasang tentu biayanya lebih besar.
Berapa lama proses perbaikan kusen aluminium yang tidak presisi?
Untuk koreksi ringan biasanya hanya beberapa jam. Namun jika perlu pembongkaran dan penyesuaian ulang bisa memakan waktu 1–3 hari tergantung kondisi proyek.
Bagaimana cara mencegah kusen aluminium celah sejak awal?
Lakukan pengukuran ulang setelah finishing dinding selesai, gunakan alat ukur presisi, dan pilih aplikator aluminium yang berpengalaman.
Gunakan Jasa Aluminium yang Presisi dan Berpengalaman
![]() |
| Kenapa Kusen Aluminium Bisa Mengalami Celah Setelah Pemasangan di Dinding Tidak Rata |
AGM Aluminium adalah Kontraktor, Distributor, Expeditor, Supplier, dan Retailer yang Menyediakan Solusi Lengkap untuk Kebutuhan Pintu, Jendela, Partisi, dan Kusen Berbahan Aluminium. Office dan Workshop kami ada di Ruko Delta Fortuna, Perum Jl. Delta Sari Indah No.9, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61256.
Official Email: adligrantmandiri@gmail.com
Phone/Whatsapp: 0855-320-5153


